
Hallo teman-teman semua gimana kabar kalian? semoga baik-baik aja ya. Tetap di rumah jangan sampai keluar rumah guys kalau memang keadaannya gak penting-penting banget. Nah dari pada kalian gabut dirumah gua bakal share mengenai produk dan penentuan harga jual nih. Buat kalian yang masih bingung tentang apasih produk itu dan bagaimana cara menentukan harga jual di pasar. Langsung aja baca di bawah ini ya teman-teman. Selamat membaca :)
Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan produk (product)? Secara umum, pengertian produk adalah sesuatu yang dihasilkan dari proses produksi, baik itu barang maupun jasa yang dapat diperjualbelikan di suatu pasar.
Menurut pendapat lain, definisi produk adalah sebuah substansi yang diproduksi oleh produsen dan ditawarkan ke suatu pasar untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan konsumen. Dalam hal ini, suatu produk bisa diperuntukkan untuk konsumen akhir maupun konsumen antara.
Berdasarkan definisinya, maka dapat disimpulkan bahwa produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk dikonsumsi atau dipakai sehingga memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.
Klasifikasi dan Jenis-Jenis Produk
Produk dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, baik berdasarkan wujud dan daya tahannya, maupun berdasarkan konsumennya dan produk apa yang dikonsumsi.A. Produk Konsumsi
Definisi produk konsumsi adalah semua produk yang digunakan oleh konsumen tingkat akhir (end user). Dengan kata lain, produk tersebut tidak dijual kembali tapi digunakan langsung oleh konsumen.B. Produk Industri
Definisi produk industri adalah semua produk yang dibeli oleh suatu produsen yang digunakan sebagai bahan baku untuk proses produksi sehingga menghasilkan produk baru. Dengan kata lain, produksi industri khusus untuk digunakan dalam proses produksiC. Produk Berdasarkan Wujud
Produk dapat diklasifikasikan berdasarkan wujudnya, yaitu barang dan jasa. Barang adalah semua produk yang wujudnya fisik, dapat dilihat, diraba, disentuh, dirasa, dipindahkan, dan perlakuan fisik lainnya. Contoh barang; makanan, minuman, aksesoris, dan lain sebagainya.Jasa adalah semua aktivitas yang memberikan manfaat dan kepuasan kepada konsumen. Contoh jasa; jasa pijat, jasa makeup, jasa penginapan, jasa konsultasi, dan lain sebagainya.
D. Produk Berdasarkan Daya Tahan
Produk juga dapat diklasifikasikan berdasarkan daya tahannya. Dalam hal ini, produk dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok:1. Barang Tidak Tahan Lama (Non-durable Goods); yaitu semua barang yang memiliki wujud yang dapat habis dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali pemakaian. Contoh; sabun mandi, sabun cuci, shampo, pasta gigi, dan lain sebagainya.
2. Barang Tahan Lama (Durable Goods); yaitu semua barang yang memiliki wujud yang dapat bertahan lama meskipun digunakan berulang kali. Contoh; televisi, kulkas, lemari, meja, dan lain sebagainya.
Cara Menentukan Harga Jual Produk Anda dan Sesuai Sasaran Bisnis
Langkah pertama adalah Anda harus memiliki pandangan tentang apa yang ingin Anda capai dengan strategi penetapan harga: Anda ingin menghasilkan uang. Itu sebabnya Anda memiliki bisnis. Menghasilkan uang berarti menghasilkan pendapatan yang cukup dari penjualan produk Anda sehingga Anda tidak hanya dapat menutupi cost yang telah Anda keluarkan, tetapi mengambil untung dan mungkin membuat bisnis Anda lebih besar.
- Under price atau menetapkan harga dibawah pasaran
Menentukan harga jual produk Anda terlalu rendah dapat berdampak buruk pada laba yang Anda dapatkan. Masih banyak pemilik bisnis yang percaya bahwa ini adalah yang harus mereka lakukan dalam era disrupsi sekarang ini, terlebih ekonomi yang sedang sulit.
Menentukan harga jual produk Anda secara akurat sangat penting di setiap titik dalam siklus ekonomi, tetapi banyak bisnis keliru yang beranggapan bahwa memberikan harga dibawah harga sebenarnya produk mereka adalah hal yang baik. Mereka mencoba meyakinkan konsumen bahwa produk mereka adalah alternatif yang paling murah dan mereka berharap dapat menaikkan volume penjualan. Pada kenyataanya, cap “murahan” pada produk Anda akan melekat
Ingat, konsumen selalu merasa bahwa mereka ingin mendapatkan nilai lebih dari uang yang mereka keluarkan dari memilih barang atau jasa yang mereka pilih. Penetapan harga harus sangat berhati-hati agar sepenuhnya dapat menutupi cost yang telah Anda keluarkan. Perlu Anda tahu, mengurangi harga pada titik yang tidak seharusnya bukan pilihan baik untuk kepentingan jangka panjang perusahaan
- Over price atau menetapkan harga diatas pasaran
Di sisi lain, Menentukan harga jual terlalu mahal pada suatu produk bisa sama merugikannya karena pembeli selalu akan melihat harga pesaing. Penentuan harga di luar kemampuan pelanggan untuk membayar juga dapat menurunkan penjualan.
“ Kalau kita bisa jual mahal, kenapa kita harus jual murah?” Banyak pebisnis berpikir bahwa mereka harus menanggung semua pengeluaran orang-orang yang bekerja untuk mereka, sewa, dll. Dan inilah harga yang sepantasnya untuk membayar semua. Hei, siapa Anda????
Tempatkan dirimu di posisi pelanggan. Berapa harga yang adil untukmu? Saran kami, Anda harus mengadakan sedikit survei pelanggan dengan dua atau tiga pertanyaan sederhana untuk menanyakan apakah harga yang Anda berikan sudah sesuai dengan manfaat yang produk Anda berikan?
Bagaimana dan Kapan Anda Harus Menaikkan Harga ?
Anda harus selalu menguji harga baru, penawaran baru, dan kombinasi manfaat dari fitur baru untuk membantu Anda menjual lebih banyak produk dengan harga yang lebih baik. Uji penawaran baru setiap bulan. Naikkan harga dan tawarkan bonus baru dan unik atau layanan khusus untuk pelanggan. Ukur peningkatan atau penurunan volume produk yang Anda jual dan total laba yang Anda hasilkan.
Ini adalah fakta dalam bisnis, Anda harus menaikkan harga dari waktu ke waktu sebagai bagian dari pengelolaan bisnis Anda dengan terencana. Mudah saja, jika Anda tidak pernah menaikkan harga, bisnis Anda tidak akan berlangsung lama. Anda harus selalu memantau harga dan cost produksi, sehingga bisnis Anda bisa terus bertahan dalam waktu yang lama.
Cara terbaik untuk mengetahui apakah produk Anda diberi harga dengan tepat adalah dengan memperhatikan volume penjualan segera setelah membuat perubahan pada harga. Jika kenaikan harga terlalu tinggi, pelanggan akan bereaksi cukup cepat. Sementara itu, jika Anda telah membuat perubahan positif dalam harga, pesaing cenderung mengikuti. “
Namun terkadang banyak yang memakai cara yang salah untuk menaikkan harga. Anda harus tetap mendengar masukan pelanggan Anda yang sudah ada. Jangan menaikkan harga terlalu tajam, terutama selama masa pertumbuhan bisnis. Daripada menaikan harga secara mendadak, lebih baik memiliki rencana strategis selama dua hingga lima tahun kedepan. Anda secara bertahap meningkatkan harga Anda 5 hingga 10 persen. Hal itu lebih efektif.
Waktu juga merupakan hal penting dalam hal menaikkan harga, Kenaikan lebih mudah diterima di masa ekonomi yang sedang “Baik”. Karena biaya pokok produksi meningkat, pelanggan siap menerima kenaikan harga kepada mereka. Jika pelanggan merasa bahwa biaya perusahaan turun sementara harganya naik tentunya ini tidak akan diterima dengan baik dan kemungkinan akan menjadi bumerang untuk Anda sendiri
Bagaimana dan Kapan Anda Menurunkan Harga?
Anda mungkin menyadari bahwa Anda telah kehilangan target pelanggan Anda dengan harga produk Anda terlalu tinggi. Anda dapat memilih untuk mendiskon produk Anda atau memberikan sesuatu yang lebih kepada pelanggan secara gratis untuk membuat mereka mencoba produk Anda atau menghasilkan trafic situs web Anda atau toko Anda.
Umumnya, menurunkan harga bukanlah hal yang baik kecuali jika Anda menggunakan ini secara strategis untuk mendapatkan pangsa pasar dan memiliki produk yang sensitif terhadap harga atau jika semua pesaing Anda menurunkan harga mereka. Alternatif terkait penurunan harga adalah mengurangi porsi, ukuran, atau fitur dalam produk namun menjual dengan harga yang sama. Hal ini terbukti secara efektif akan mengurangi cost Anda tanpa mengurangi nilai ke pelanggan. Contohnya banyak restoran yang mengurangi ukuran pors pada menu merekai dan menjualnya dengan harga tetap. strategi ini pun dapat diterapkan untuk industri jasa.
Pantau Harga Anda
Komponen kunci lain dalam menentukan harga jual produk Anda adalah dengan terus memantau harga dan profitabilitas pokok Anda setiap bulan.Tidak cukup untuk melihat profitabilitas keseluruhan perusahaan setiap bulan, Anda juga harus fokus pada profitabilitas dari setiap produk yang Anda jual. Anda harus benar-benar yakin bahwa Anda tahu sejauh mana setiap produk yang dipasarkan berkontribusi pada tujuan untuk menghasilkan laba setiap bulan.
Nahh gimana teman-teman, di atas adalah penjelasan gua mengenai produk dan penentuan harga jual. Untuk kalian yang ingin mulai menjadi wirausahawan jangan pernah takut ya guys. Pahami strateginya dengan baik dan seperti artikel di atas pahami bagaimana cara menentukan harga produk yang baik. Bagi teman-teman yang ingin membuka usaha baru semoga informasi di atas sangat berguna untuk kalian. Terimakasih ya sudah mampir ke blog ini. Semangat berwirausaha :)
Tidak ada komentar